Mengapa Waktu Kampanye Pemilu/pilkada Kaos Kampanye Warna-warni Polos Dan Gambar Lambang Partainya Saja ?

Sejak Pemilu /Pilkada di Indonesia Khususnya Peserta kampanye motif kaosnya tidak ada yang motif batik yang merupakan ciri khas pakaian Indonesia, kaos yang dipake dlam kampanye yang ada paling-paling warna merah polos dan lambang partai, warna hijau polos, warna kuning polos/warna putih polos dgn gambar lambang partai atau calon pimpinannya. saya beri saran kepada peserta Partai Pemilu/Pilkada kalau kampanye kaosnya ada motif batiknya ! agar lebih meriah sekalian membudayakan kerajinan batik Nasional.

Ciri Khas Indonesia Muncul Di Anime-manga, Apa Ini Salah Satu Akibat Globalisasi?

okeh coba lihat ini:http://www.onemanga.com/One_Piece/279/17…
gimana? pola celana GOD ENEL mirip ama batik Jawa kan?
atau yang ini:http://www.onemanga.com/Ouran_High_Schoo…
gimana? yang dipakai mereka itu satu set pakaian adat Bali kan?
sama ada satu lagi, tapi gak ada SCANLATION-nya, dari YAMI NO AEGIS, salah satu tokohnya ZERO the killer, menikam lawannya dengan KERIS!!!!! diterbitin ELEX MEDIA dengan judul AEGIS IN THE DARK.
di ANIME juga ada. gw lupa judulnya, tapi ada ANIME SERIES tentang pasukan penjaga perdamaian bumi yang salah satu tokoh penerbang wanitanya bernama EUIS (tuh, Sunda banged kan??) dan nama terbangnya bersandi MAWAR HITAM, yup, dalam bahasa Indonesia dan ditulis di samping cockpit pesawatnya!!!! pernah dibahas juga di ANIMONSTER.
sama satu ANIME lagi, ada yang pernah nonton ANIME legendaris berjudul AKIRA? dibeberapa bagiannya ada unsur musik BALI. gak percaya? silakan cari deh di crunchyroll.com atau di youtube.com
gimana menurut pendapat elo? apa ini hanya sekedar selingan biar ada hal baru karena bosen ama yang berbau Amrik ato Eropah? atau memang akibat globalisasi sebagian kebudayaan kita jadi bahan yang menarik buat para MANGAKA dan sutradara ANIME berkarya?
berpendapat dimulai!!!!!!
+ emo

Nasionalis Vs Agamis?

Sbg prolog gw mau membeberkan fakta yg ada (maaf kalo salah mohon diralat dan tunjukkan dgn bukti scr logis bkn scr agama)
1. Pemakai jilbab dan baju koko semakin bertambah di Indonesia, bukannya gw ga stuju sebaiknya jilbab itu digunakan pd saat acara keagamaan saja. Gw rasa inkulturasi Bangsa Arab akan melunturkan Nasionalisme. Sama kasusnya dgn baju chinese jg sebaiknya digunakan pd momen tertentu. Tahukah kita semakin hari kita sudah tdk mempunyai ciri khas berbusana dan beratribut sbg Bngs Indonesia?Kita tdk bs mempertahankan budaya kita dr rampasan bngs lain. Contoh ketika batik, angklung mau diklaim milik Malaysia.
2. Pengucapan salam Asalamualaikum (Islam) dan Shalom (Kristen) sebaiknya diucapkan pd komunitas internal saja.Bagaimana kalau lawan bicara kita berbeda dgn kita?
3. Pendukungan terhadap Palestina yg terlalu berlebihan apalagi sampai mau perang segala. Apa benar Bngs Indonesia mendukung Palestina murni atas dasar kemanusiaan?Bgmn dgn nasib Bngs Indonesia apakah mnrt kalian sudah sejahtera tdk memerlukan bantuan?Fakta yg ada kemiskinan dan pengangguran semakin tinggi.
4. Isu Fatwa haram rokok, utk mslh kesehatan saya sgt mndukung sekali fatwa ini.Tp bgmn nasib para pekerja yg menggantunkan hidupnya dr pabrik rokok?
5. Isu boikot produk AS, Israel dan sekutunya sama dgn point 4. Bgmn nasib Bngs kita yg bergantung dr mereka. Kalau mau memboikot knp ga dr awal saja, lain hal kalau pemerintah sudah siap dlm hal penanggulangannya.
Sebanarnya masih bnyk fakta2 yg ada yg dpt melunturkan nasionalisme bngs kita.
Gw punya cerita nyata ttg seorang juragan bordir dr Tasik yg naik haji ke Mekah,sepulangnya dr Mekah dia membeli bordiran utk oleh2 ke Indonesia. Usut punya usut seorang pedagang dr Saudi bercerita katanya:itu org Indonesia bodo bngt yah bordiran punya dia dibeli lg pdhl kan ana beli dr dia juga. Bahlul bener.
Saatnya kita cinta thd produk dan budaya Indonesia, memang ada bbrp produk Indonesia yg kualitasnya rendah.Tp mulailah membuka mata jadikanlah agama dan keyakinan sbg pedoman hidup jgn terlalu mencampuri urusan duniawi dan mempersempit pergaulan dan pikiran kita.Mohon tanggapi dgn bijak, thx 4 comment